Asesmen Pembelajaran Program Studi Teknik Elektro (S1)
Asesmen pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengukur, mengevaluasi, dan memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada Program Studi Sarjana (S1) Teknik Elektro. Asesmen dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggunakan berbagai metode dan instrumen yang objektif, valid, dan reliabel, sesuai dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Jenis Asesmen
Program Studi Teknik Elektro menerapkan tiga jenis asesmen utama untuk mengukur ketercapaian pembelajaran:
1. Asesmen Formatif
Dilaksanakan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan mahasiswa dan memberikan umpan balik.
- Kuis & latihan
- Tugas terstruktur
- Diskusi kelas
- Presentasi kecil
- Peer assessment
2. Asesmen Sumatif
Dilaksanakan di akhir periode pembelajaran untuk mengukur pencapaian kompetensi secara keseluruhan.
- UTS & UAS
- Ujian praktikum
- Proyek akhir MK
- Seminar
- Sidang Tugas Akhir
3. Asesmen Diagnostik
Dilaksanakan di awal pembelajaran untuk mengidentifikasi kemampuan awal dan kebutuhan belajar mahasiswa.
- Pre-test
- Kuesioner kesiapan
- Wawancara awal
- Refleksi diri
Metode dan Instrumen Asesmen
| No | Metode Asesmen | Instrumen | CPL yang Diukur |
|---|---|---|---|
| 1 | Tes Tertulis | Soal esai, pilihan ganda, studi kasus | CPL-2, CPL-5 |
| 2 | Praktikum | Lembar kerja praktikum, laporan, responsi | CPL-4, CPL-6 |
| 3 | Proyek | Proposal, laporan proyek, produk, presentasi | CPL-3, CPL-5, CPL-6 |
| 4 | Presentasi | Rubrik presentasi, lembar penilaian audiens | CPL-7, CPL-9 |
| 5 | Portofolio | Kumpulan karya, refleksi, dokumentasi | CPL-8, CPL-11 |
| 6 | Observasi | Lembar observasi sikap, logbook | CPL-1, CPL-10 |
| 7 | Tugas Akhir | Proposal, laporan akhir, artikel, sidang | CPL-3, CPL-5, CPL-7, CPL-9 |
| 8 | Refleksi Diri | Jurnal refleksi, self-assessment | CPL-11, CPL-12 |
Strategi Asesmen Berbasis OBE
Asesmen pada Program Studi Teknik Elektro dirancang menggunakan pendekatan Outcome-Based Education dengan karakteristik berikut:
Criterion-Referenced
Penilaian mengacu pada kriteria/ketercapaian CPL yang telah ditetapkan, bukan pada perbandingan antar mahasiswa.
Authentic Assessment
Menggunakan tugas-tugas kontekstual yang menyerupai situasi nyata di dunia industri.
Continuous Assessment
Dilakukan sepanjang semester melalui kombinasi asesmen formatif dan sumatif.
Direct & Indirect Assessment
Kombinasi pengukuran langsung (ujian, proyek) dan tidak langsung (kuesioner, survei).
Instrumen Validasi Asesmen
Setiap instrumen asesmen divalidasi untuk memastikan kesesuaian dengan CPL dan materi pembelajaran. Instrumen validasi yang digunakan:
| No | Instrumen Validasi | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | Lembar Validasi Soal UTS/UAS | Memastikan kesesuaian soal dengan CPL dan tingkat kognitif yang diukur. |
| 2 | Kisi-kisi Soal | Pemetaan soal terhadap indikator CPL dan materi pembelajaran. |
| 3 | Lembar Validasi Rubrik | Memastikan rubrik sesuai dengan tingkat kesulitan dan bobot CPL. |
| 4 | Berita Acara Ujian | Dokumentasi pelaksanaan ujian, kehadiran peserta, dan catatan pengawas. |
| 5 | Form Evaluasi CPL | Rekapitulasi ketercapaian CPL per mahasiswa per semester. |
| 6 | Lembar Umpan Balik Mahasiswa | Mengumpulkan feedback mahasiswa untuk perbaikan asesmen. |
Pengukuran Ketercapaian CPL
Ketercapaian CPL mahasiswa diukur melalui dua jenis pengukuran:
Direct Assessment
Pengukuran langsung berdasarkan hasil kerja mahasiswa:
- Nilai UTS, UAS, tugas, praktikum
- Nilai proyek & presentasi
- Nilai sidang Tugas Akhir
- Portofolio karya mahasiswa
Indirect Assessment
Pengukuran tidak langsung berdasarkan persepsi dan pengalaman:
- Survei kepuasan mahasiswa
- Survei pengguna lulusan (employer survey)
- Tracer study alumni
- Fokus grup diskusi (FGD)
Ambang Batas Ketercapaian CPL
Mahasiswa dinyatakan telah mencapai suatu CPL apabila memperoleh nilai minimal:
- ≥ 65% dari skor maksimal untuk setiap CPL, atau
- Setara dengan nilai B pada asesmen terkait CPL tersebut.
Program Studi menetapkan target minimal ketercapaian CPL sebesar 75% dari total mahasiswa mencapai ambang batas tersebut setiap tahunnya.
Pelaporan dan Pemanfaatan Hasil Asesmen
Siklus Pelaporan Asesmen
- Pengumpulan Data: Dosen mengumpulkan nilai asesmen setiap akhir semester melalui SIM UNISSULA.
- Analisis Ketercapaian: Tim kurikulum prodi menganalisis ketercapaian CPL per mata kuliah.
- Rekapitulasi: Hasil dianalisis dan direkap dalam Form Evaluasi CPL.
- Pelaporan: Laporan ketercapaian CPL disusun setiap semester dan tahun akademik.
- Rapat Tinjauan: Rapat evaluasi kurikulum untuk membahas hasil dan tindak lanjut.
- Perbaikan: Hasil asesmen digunakan sebagai dasar perbaikan RPS, metode pembelajaran, dan asesmen itu sendiri.
Pemanfaatan Hasil Asesmen
- Perbaikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
- Penyesuaian metode dan strategi pembelajaran.
- Evaluasi dan penyempurnaan instrumen asesmen.
- Perbaikan kurikulum secara berkelanjutan (siklus PPEPP).
- Bahan penyusunan laporan akreditasi dan laporan tahunan prodi.


